Pendidikan sebagai Barang Publik Murni vs. Barang Campuran: Implikasi Kebijakan Pendanaan Sekolah Swasta dan Publik

Authors

Keywords:

Barang Publik, Barang Campuran, Ekonomi Publik, Pendanaan Sekolah

Abstract

Penelitian konseptual ini bertujuan menganalisis klasifikasi ekonomi pendidikan dan implikasinya terhadap arsitektur kebijakan pendanaan sekolah. Melalui metode kajian literatur teoretis sistematis, hasil penelitian menyimpulkan bahwa pendidikan, terutama pada jenjang dasar dan menengah, paling tepat dikategorikan sebagai barang campuran (mixed good). Klasifikasi ini muncul karena pendidikan menghasilkan manfaat pribadi (peningkatan pendapatan) sekaligus eksternalitas positif yang signifikan bagi masyarakat (stabilitas sosial). Implikasinya, pendanaan pendidikan menuntut pendekatan seimbang: pemerintah harus menjamin pembiayaan penuh sekolah publik untuk menjamin ekuitas dan mengatasi kegagalan pasar. Sementara itu, sekolah swasta dapat didukung secara strategis melalui skema subsidi atau voucher yang disertai regulasi dan pengawasan ketat untuk memastikan kualitas dan pemerataan akses, bukan sekadar orientasi profit. Kerangka konseptual ini menyediakan landasan bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan model pendanaan yang efisien, berkelanjutan, dan adil.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Pendidikan sebagai Barang Publik Murni vs. Barang Campuran: Implikasi Kebijakan Pendanaan Sekolah Swasta dan Publik. (2025). EduNexus: Jurnal Multidisiplin Dan Inovasi, 1(1), 14-19. https://j-nexus.org/index.php/journal/article/view/3

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.